10 Kantor Baru Pelayanan Astindo Siap Operasional

Jakarta - 10 Kantor perwakilan daerah Asuransi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Astindo telah siap beroperasi melayani Tenaga Kerja Indonesia (TKI) tanpa menggunakan fasilitas apapun milik pemerintah baik di dalam maupun di luar negeri.  

Menurut Hendra Widjaja, Pelaksana Harian Konsorsium Asuransi TKI Astindo, usai rapat koordinasi (rakor) 3 Konsorsium Asuransi TKI  dengan Kementrian Tenaga Kerja dan Transminigrasi (Kemenakertrans), di Tretes, Pasuruan (26/09/14), pihaknya menerima himbauan agar keberadaan kantor perwakilan daerah (perwada) asuransi TKI tidak menggunakan fasilitas negara seperti yang tertuang pada kontrak kinerja Konsorsium Asuransi TKI point 6.

Untuk diketahui, pembahasan evaluasi ini berdasarkan hasil tindak lanjut Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan, Pengendalian dan Pembangunan (UKP4), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) beserta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI).

Menanggapi himbauan  tersebut, pihaknya langsung melakukan penyesuaian keberadaan kantor di 35 wilayah kantor perwadaAstindo yang tersebar di seluruh wilayah Nusantara ini.

Hendra menjelaskan semula keberadaan kantor perwada Astindo diminta untuk satu atap dengan Intansi pemerintah terkait guna memudahkan pelayanan TKI selain juga berdampak mengurangi TKI ilegal.  Namun lanjut Hendra, dari 35 kantor perwada Astindo yang yang selama ini sudah optimal melakukan pelayanan Asuransi TKI, terdapat 17 kantor yang tergabung satu atap dengan intansi pemerintah seperti Balai Pelayanan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) dan Dinas Tenaga Kerja Indonesia dan Transminigrasi (Disnakertrans). 

"Ada 17 kantor perwakilan daerah Astindo yang saat ini masih satu atap dengan kantor BP3TKI, P4TKI dan Disnakertrans diseluruh wilayah. Namun sejak 27 Oktober 2014, sudah 10 Kantor siap melakukan operasional melayani TKI di kantor baru diluar lingkungan Intansi Pemerintah tersebut, yaitu Bandar Lampung, Bekasi, Cilacap, Cirebon, Ciracas, Pare-Pare, Pontianak, Kupang, dan Semarang," jelas Hendra.

Sementara itu, Hendra mengungkapkan lokasi kantor pelayanan yang baru diusahakan tidak jauh dari lingkungan terkait guna memudahkan calon TKI atau TKI dalam pengurusan ijin dan kebutuhan lainnya.

Saat dikonfirmasi ditempat terpisah, Penanggungjawab kantor perwakilan Ciracas, Rinaldi menyampaikan sudah siap melayani proses perlindungan TKI dengan baik di kantor baru. "Lokasi kantor baru kami hanya berjarak 20 meter dari kantor BP3TKI Ciracas, tepatnya samping pintu masuk kantor BP3TKI Ciracas sehingga memudahkan Calon TKI dan TKI mendapatkan perlindungan yang optimal bersama Astindo," harapnya.

Hal senada juga disampaikan Sevri Sukmawan selaku Penanggungjawab kantor pelayanan Semarang yang menyatakan jarak kantor baru dengan BP3TKI Semarang hanya 10 meter saja. "Kantor baru kami masih berada di jalan Kalipepe hanya saja lokasinya berada di seberang jalan tapi berhadapan dengan kantor BP3TKI Semarang," ujarnya diruang kerja baru.

Selanjutnya Hendra menegaskan masih ada 7 kantor perwada yang belum siap beroperasi dan masih dalam proses pencarian lokasi yang tepat sebelum batas waktu yang ditentukan (31/10/14). "Masih ada 7 kantor perwakilan daerah yang belum siap beroperasi, diantaranya Entikong, Kendari, Palu, Sambas, Serang, Subang dan Brebes," tegasnya. (Wea)

 
Berita Lainnya