Ahli Waris Enen Nuraeni Terima Santunan 80 Juta

Resiko Meninggal dunia

Jakarta - (28/02/17), Samsudin, Ahli Waris Enen Nuraeni yang meninggal akibat serangan jantung terima santunan 80 juta dari Konsorsium Astindo di kantor Kementrian Tenaga Kerja, Jakarta (28/02/17).

Penyerahan santunan yang diwakili Pialang Konsorsium Astindo langsung diberikan Kristinan Benny Hapsoro, selaku Direktur Utama PT. Sedana Pasifik Servistama dan disaksikan Direktur Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Luar Negeri Kementrian Tenaga Kerja, Soes Hindarno.

"Santunan yang kami berikan sudah sesuai ketentuan Permenaker, 5 juta untuk biaya pemakaman dan 75 juta untuk santunan kematian. Kami berharap santunan ini bermanfaat untuk keluarga yang ditinggalkan," kata Benny saat penyerahan berlangsung.

Menurut Benny, Almarhumah Enen, Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Purwakarta ini, telah 6 bulan menjadi peserta asuransi di Konsorsium Astindo usai membeli Premi Perpanjangan Masa Penempatan 2 tahun berkerja di Negeri Uni Emirat Arab. Lanjut Benny, TKI kelahiran Karawang 12 Juni 1977 ini, meninggal dunia karena mengalami serangan jantung.

"Informasi ini kami terima dari Medical Report of Desceased yang diterbitkan Kementrian Kesehatan Kong Fahd Hospital di Almadinah Almunawarah penyebab kematian Almarhum adalah Cardiac, Circulatory and Respiratory Arrest" ungkap Benny.

Soes Hindarno mengapresiasi kesigapan dan respon yang cepat atas tindakan pemberian santunan dari Konsorsium Astindo. Menurutnya, sosialisasi kelengkapan dokumen yang tepat pada Ahli Waris mempercepat proses pemberian santunan.

Selanjutnya, Samsudin yang juga Suami Almarhumah mengatakan santunan ini dapat bermanfaat untuk pendidikan ketiga anaknya di masa yang akan datang. (Wea)

Penyerahan Santunan Lainnya