TKI Kecelakaan Lalu Lintas Di Negri Jiran, Ahli Waris Darmi Terima Santunan 80 Juta

Resiko Meninggal dunia

Tanjung Balai Karimun - (24/04/15), Ahli waris TKI Darmi menerima santunan meninggal dunia 80 Juta dari Konsorsium Astindo, lantaran TKI asal Kediri ini  mengalami kecelakaan lalu lintas di negri Jiran, Malaysia.

Bertempat di Kantor Pos Pelayanan Penempatan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (P4TKI) Tanjung Balai Karimun (TBK),  Kamis, (24/4)  Agus Widarti selaku ahli waris Darmi menerima santunan asuransi TKI dari Penanggungjawab Astindo TBK, Ronny.

Ronny menerangkan ahli waris Darmi, TKI asal Dusun Muning Desa Selodono, Ringinrejo Kediri telah menerima santunan sesuai ketentuan yang ditetapkan Kemenakertrans yaitu sebesar 80 juta rupiah.
 
Lebih lanjut ia menjelaskan Almarhumah yang memiliki nomor paspor A7446642 telah membeli premi asuransi pra masa purna penempatan sebesar 400 ribu di Konsorsium Astindo pada tanggal 17 Oktober 2014. “Masa kerja Almarhumah adalah 4 bulan 9 hari setelah Jenasah dipulangkan ke Tanah Air pada 25 Februari 2015,” ungkap Ronny.

Penyerahan santunan ini juga disaksikan Koordinator P4TKI TBK, Reonald Simanjuntak dan Direktur Utama PT. Tenaga Sejahtera Wirasta, Herri Suepriadi.

Koordinator P4TKI TBK, Reonald Simanjuntak mengatakan Darmi berangkat ke Malaysia pada tanggal 13 Oktober  2014 lalu oleh PPTKIS Tenaga Sejahtera Wirasta sebagai pekerja kebun  di HUI FARM CONTRACTOR,  kronologis meninggalnya TKI Darmi pada Senin (22/2) dalam perjalanan pulang kerja, mengendarai kendaraan roda dua di Km 2.5 Jalan Bukit Pasir Johor Bahru Damansara Malaysia. Darmi sempat pingsan dan tidak sadarkan diri di dalam mobil ambulan  menuju perjalanan ke Rumah Sakit Sultanah Nora Ismail sampai akhirnya dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit.

Sedangkan menurut Herri, pihaknya yang telah memberangkatkan Darmi ke Malaysia dengan prosedur yang benar, tentunya memiliki tanggungjawab atas penyelesaian klaim asuransi yang mengakibatkan kematian karena kecelakaan ini.

“Kami sangat puas dengan pelayanan yang diberikan Konsorsium Astindo. Proses penyelesaian klaim asuransi ini cukup singkat dan mudah. Setelah semua administrasi kami penuhi hanya butuh 7 hari kerja, klaim disetujui. Semoga proses ini dapat terus dipertahankan demi kesejahteraan keluarga TKI yang ditinggalkan,” ungkap Herri usai penyerahan santunan. (Wea)
Penyerahan Santunan Lainnya