3 TKI Amil Fajar Korban PHK Bin Laden Terima Santunan Astindo

Resiko Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sebelum berakhirnya perjanjian kerja

Jakarta -  (08/08/16), 3 (tiga) TKI yang diberangkatkan PT. Amil Fajar International kembali lagi menerima santunan dari Konsorsium Asuransi Astindo sebagai korban PHK perusahaan Saudi Bin Laden Grup senilai Rp. 22,5 juta.

Penyerahan santunan diberikan Ketua Pelaksana Harian Konsorsium Astindo, Hendra Widjaya yang dilaksanakan di ruangan Mediasi dan Advokasi, kantor BNP2TKI (09/08/16), disaksikan perwakilan BNP2TKI dari Direktorat Mediasi dan Advokasi, Melvin Jhon Raffles, Konsultan Hukum BNP2TKI, Carles Paizer Rambe dan perwakilan PT. Amil Fajar International, Wahyudin.

Menurut Hendra, ketiga TKI diberangkatkan PT. Amil Fajar International bernama Mimin Rohimin, Dede Heryanto dan Cecep Umsin Uta. Lanjutnya, pengajuan klaim dokumen lengkap diterima Astindo akhir Juli 2016 dan telah disetujui 4 Agustus 2016 lalu, setiap tertanggung menerima santunan Rp. 7,5 juta.

"PT. Amil telah memberikan dokumen pendukung dengan tepat dan cepat sehingga hanya membutuhkan waktu kurang dari seminggu, santunan dapat cair dengan mudah. Hanya jadwal penyerahan santunan disesuaikan dengan kesediaan waktu dari tertanggung," ungkap Hendra.

Sementara Hendra memberikan data terkini, dari 84 pengajuan klaim PHK pekerja Saudi Bin Ladin, tersisa 25 klaim masih menunggu kelengkapan dokumen dan 10 pengajuan sudah disetujui, tinggal menanti prosesi penyerahan santunan yang dijadwalkan 15 Agustus 2016. "Kami masih terus melakukan koordinasi dengan pihak PT. Tifar Admanco yang masih perlu memenuhi kelengkapan dokumen dari 25 TKI," ujar Hendra.

Pada kesempatan itu, perwakilan BNP2TKI, Melvin Jhon Raffles menyampaikan terima kasih atas ketanggapan Konsorsium Astindo dalam penyelesaian klaim terutama pada kasus PHK pekerja Bin Ladin. Ia juga mengharapkan agar dana santunan ini dapat bermanfaat untuk masa depan keluarga TKI (Wea)      

Penyerahan Santunan Lainnya