Santunan Astindo PHK Bin Laden, Bertambah Rp. 52,5 Juta

Resiko Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sebelum berakhirnya perjanjian kerja

Jakarta - (18/08/16), Santunan Konsorsium Asuransi TKI Astindo pada kasus pemulangan massal perusahaan kontruksi raksasa, Saudi Bin Laden bertambah 7 TKI sebesar Rp. 52,5 juta.

Pemberian santunan diterima langsung 7 pekerja eks Saudi Bin Laden Grup (18/08/16) di kantor Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Peduli Buruh Migrant (PBM), masing-masing menerima Rp. 7,5 juta.

LSM PBM, yang diketuai Lili Pujiati mengapresiasi Konsorsium Astindo yang merespon tanggap setiap klaim yang diajukan. "Untuk diketahui, kami sudah mengajukan 22 berkas dokumen klaim kepada Astindo. Dan seluruh berkas tersebut sudah dibayarkan kepada tertanggung dengan proses mudah dan cepat. Saat ini kami sedang mempersiapkan 7 dokumen lagi untuk diajukan, tentunya yang sudah lengkap," ujar Lili saat ditanya Astindo disela penyerahan santunan.

Sementara Hendra Widjaya, Ketua Pelaksana Harian Konsorsium Astindo memaparkan semua pengajuan dari LSM PBM merupakan dokumen dari PT. Amil Fajar International. "Dokumen yang kami terima, setelah diverifikasi sudah memenuhi kriteria kelengkapan data, sehingga mudah pada proses pencairan klaim,"ungkap Hendra. 

Lebih jauh Hendra mengungkapkan LSM PBM telah membantu mengajukan klaim disertai dokumen lengkap dan kami hanya butuh satu hari verifikasi data. Alhasil, semua berkas LSM PBM sudah disetujui dan dibayarkan langsung kepada tertanggung. "Semua pengajuan dari PT. Amil Fajar melalui bantuan Peduli Buruh Migrant telah diterima tertanggung dan sudah dilakukan penandatangan berita acara penyelesaian klaim. Total sudah mencapai Rp. 165 juta," ungkap Hendra.

Usai menerima santunan, Agus Triyanto, TKI asal Karanganyar, Jawa Tengah menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas ketanggapan dan respon yang cepat dari Konsorsium Astindo. "Proses pengajuan asuransi Astindo sangat mudah dan cepat, santunan ini sangat membantu memenuhi kebutuhan masa depan keluarga saya. Inshaallah santunan ini untuk menambah modal usaha," ujar Agus. (Wea)

Penyerahan Santunan Lainnya