102 Berkas Dokumen PHK Bin Laden Sudah diterima Astindo

Resiko Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sebelum berakhirnya perjanjian kerja

Jakarta - (19/08/16), Dari 374 TKI Pekerja PHK Bin Laden yang masih aktif masa perlindungan di Astindo, 102 berkas dokumen telah diterima Astindo. "Hari ini (18/08/16), kami terima tambahan 7 berkas dari PT. Amil Fajar melalui Peduli Buruh Migrant. Total menjadi 102 pengajuan klaim," ungkap Hendra.

Ketua Pelaksana Harian Konsorsium Asuransi TKI Astindo, Hendra Widjaya mengungkapkan 102 pengajuan klaim yang telah diterima terdiri dari 2 Perusahaan Pengerah Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS) yang memberangkatkan TKI sebagai pekerja korban PHK perusahaan Saudi Bin Laden Grup. 

Sebelumnya diberitakan, PT. Amil Fajar International telah mengajukan 49 klaim, sedangkan 53 dokumen sudah diterima Astindo dari PT. Tifar Admanco. 

Secara detail, Hendra menjabarkan 102 pengajuan klaim yang diterima Astindo terdapat 64 dokumen yang sudah dilakukan penyelesaian klaim secara optimal kepada pihak tertanggung. Sedangkan 10 pengajuan hanya tinggal menunggu persetujuan setelah proses veritifikasi data. Dan dalam waktu dekat, Astindo akan menyerahkan kembali 2 santunan PHK pekerja Saudi Bin Laden. "Hanya menunggu penyesuaian kesediaan waktu dari TKI, proses penyerahan santunan dapat segera dilakukan," papar Hendra

Namun Hendra juga menyayangkan dari 102 pengajuan klaim, masih terdapat 26 berkas yang memerlukan kelengkapan dokumen. Meskipun Hendra juga tidak lepas melakukan komunikasi secara intensif dan persuasif kepada PPTKIS yang memberangkatkan 26 TKI tersebut. 

"Telah diketahui informasi kami sebelumnya, bahwa 26 TKI itu diberangkatkan PT. Tifar Admanco. Kami masih menunggu kelengkapan dokumen, dan terus kooperatif melakukan komunikasi agar berkas yang kurang dapat dipenuhi. Sejauh ini, mereka masih perlu melengkapi surat perjanjian kerja dan surat pemutusan hubungan kerja dari perusahaan Bin Laden Grup," tegas Hendra.

Namun lebih jauh, Hendra mengungkapkan dari 26 pengajuan tersebut, terdapat 1 pengajuan langsung dari TKI yang masih berada di negara penempatan. "Anang Cahyono adalah TKI yang mengajukan klaim langsung melalui surat elektronik atas klaim PHK Bin Laden. Beliau juga diberangkatkan oleh PT. Tifar, dokumen asli belum kami terima karena TKI masih menunggu jadwal kepulangan," ungkap Hendra. (Wea)

Penyerahan Santunan Lainnya